PSHT dan Polres Kediri Kota Perkuat Sinergi, Komitmen Jaga Keamanan dan Ketertiban Ditegaskan

KEDIRI KOTA — Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat terus digencarkan Polres Kediri Kota. Salah satunya melalui audiensi strategis dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri – Pusat Madiun, yang digelar pada Senin (17/11). Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas organisasi demi menciptakan iklim kota yang aman dan kondusif.
Audiensi berlangsung hangat dan penuh komunikasi terbuka. Kapolres menyambut jajaran PSHT dalam suasana penuh keakraban di Bale Sekartaji Polres Kediri Kota. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas strategi bersama dalam menghadirkan pembinaan generasi muda serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kediri.
Ketua Cabang PSHT Kota Kediri – Pusat Madiun, Agung Sediana, membuka dialog dengan memperkenalkan jajaran kepengurusan baru periode 2022–2027. Ia juga memaparkan berbagai program yang telah disusun organisasi untuk memperkuat peran PSHT di tengah masyarakat, terutama dalam hal pembinaan karakter dan kedisiplinan generasi muda melalui seni bela diri pencak silat.
Dalam kesempatan itu, Agung turut membahas dinamika internal organisasi, termasuk isu dualisme kepemimpinan antara P17 dan P16 yang sempat berdampak hingga daerah. Ia menyampaikan harapan besar agar Polri terus menjadi penyangga stabilitas, sehingga suasana kondusif dapat terjaga meski dinamika internal terjadi. Menurutnya, kehadiran Polres sangat berarti dalam menjaga keharmonisan antaranggota di wilayah Kota Kediri.
Senada dengan Agung, Ketua Dewan Penasehat PSHT, Jusuf Supanudju, menegaskan pentingnya dukungan Polres dalam pembinaan mental dan karakter para pemuda. Ia menilai bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, moralitas, dan tanggung jawab sosial agar generasi masa depan tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang mengganggu ketertiban.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Ibrahim Saputra, memberikan apresiasi atas komitmen PSHT dalam menjaga kondusivitas. Ia menekankan bahwa organisasi sebesar PSHT memiliki pengaruh kuat dan peran strategis dalam menciptakan suasana aman di masyarakat. Karena itu, ia berharap PSHT dapat menjadi pelopor kerukunan antarperguruan pencak silat yang ada di Kota Kediri.
“PSHT adalah organisasi besar dan memiliki tempat di hati masyarakat. Kami berharap PSHT menjadi contoh dalam menjaga kerukunan dan terus menjunjung tinggi nilai budaya serta ketaatan hukum. Sinergi seperti ini sangat penting untuk meminimalisir gesekan antarperguruan,” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres menyoroti pentingnya komunikasi antarperguruan untuk mereduksi potensi konflik. Di wilayah perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi, antarorganisasi perlu memperkuat hubungan dan menyatukan visi dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib. Menurutnya, dialog rutin seperti ini merupakan langkah efektif menjaga kedamaian.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara Polres Kediri Kota dan PSHT. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi keamanan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan organisasi masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, Kota Kediri diharapkan semakin aman, harmonis, dan berdaya dalam membina generasi mudanya.







