Berita

Operasi Cipta Kondisi: Polres Kediri Sita Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Pil Koplo Jelang Ramadan

KEDIRI, WartaJenggolo.com– Ratusan gram sabu-sabu, ribuan butir pil koplo, hingga timbangan digital kini tertata rapi di atas meja barang bukti Mapolres Kediri. Sebanyak 280,56 gram sabu, 5,95 gram ekstasi, dan 2.335 butir pil double L berhasil disita petugas dari tangan jaringan pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah Kediri dan sekitarnya.

​Penyitaan besar ini merupakan hasil operasi maraton selama 20 hari yang digelar Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Kediri sejak 28 Januari hingga pertengahan Februari 2026.

26 Tersangka Diringkus, 19 Orang Adalah Pengedar

​Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, melalui Kasat Resnarkoba AKP Sujarno, menegaskan bahwa pengungkapan ini adalah bagian dari komitmen kepolisian dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

​”Kami berhasil mengungkap sebanyak 22 laporan polisi dengan jumlah tersangka 26 orang. Dari total tersebut, 19 orang bertindak sebagai pengedar dan 7 orang sebagai pemakai,” ujar AKP Sujarno saat konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa, Rabu (18/2/2026).

Fakta Menarik: Dari Residivis Hingga Puluhan Ponsel Disita

​Pihak kepolisian tidak hanya mengamankan zat terlarang, namun juga memutus rantai komunikasi para pelaku. Berikut adalah rincian fakta dari operasi tersebut:

  • Pemain Lama: 5 dari 26 tersangka yang ditangkap merupakan residivis kasus serupa.
  • Alat Komunikasi: 23 unit handphone berbagai merek disita sebagai sarana transaksi.
  • Alat Hisap & Timbang: 7 timbangan digital, 5 bong, dan 2 pipet kaca diamankan sebagai bukti aktivitas distribusi.
  • Klasifikasi Kasus: 11 kasus tindak pidana narkotika dan 11 kasus peredaran obat keras.

Upaya Cipta Kondisi Kamtibmas Jelang Ramadan

​AKP Sujarno menekankan bahwa tindakan tegas ini adalah instruksi langsung dari Kapolres Kediri guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

​”Target kami adalah menekan peredaran sabu-sabu dan obat keras yang dinilai masih marak. Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa gangguan peredaran narkoba,” tambahnya.

​Polres Kediri juga menghimbau masyarakat untuk berperan aktif menjadi “mata dan telinga” kepolisian. Kerja sama warga dalam memberikan informasi sangat krusial untuk memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya di wilayah Kediri.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button