
KEDIRI, WartaJenggolo.com – Ketajaman insting petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri kembali membuahkan hasil. Sebuah upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dan perangkat elektronik berhasil digagalkan dalam layanan kunjungan pada Kamis (19/2/2026) pagi.
Kejadian ini membuktikan bahwa teknologi X-Ray bukan satu-satunya tumpuan, melainkan kejelian mata petugas menjadi kunci utama dalam menjaga integritas lapas.
Gerak-gerik Mencurigakan di Balik Layanan Kunjungan
Aksi nekat ini dilakukan oleh seorang pengunjung wanita berinisial S. Ia berniat menjenguk suaminya, D, yang merupakan warga binaan kasus narkotika. Sekilas, proses pemeriksaan berjalan normal. Sekitar pukul 09.20 WIB, S melewati prosedur pemeriksaan barang menggunakan mesin X-Ray.
Meski mesin pemindai menyatakan barang titipan aman pada pemeriksaan awal, petugas Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) tidak lantas lengah. Mereka menangkap adanya gelagat tidak wajar dan gerakan mencurigakan dari S saat ia mengambil kembali barangnya.
Penyelundupan Berlapis: Sabu 22,15 Gram dan Handphone
Melihat situasi yang janggal, jajaran pengamanan segera berkoordinasi dengan Tim Layanan Kunjungan untuk melakukan penggeledahan ulang secara manual dan penggeledahan badan sesuai prosedur.
Hasilnya mengejutkan. Di dalam Ruang Administrasi Keamanan dan Ketertiban, pemeriksaan yang dipimpin Kepala KPLP Wenda Indra Bachtiar mengungkap barang bukti berupa:
- Dua paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat total kurang lebih 22,15 gram.
- Dua unit handphone yang diselipkan secara rapi.
Pengunjung S akhirnya mengakui bahwa barang haram tersebut memang direncanakan untuk diserahkan kepada suaminya di dalam sel.
Komitmen Lapas Kediri: Perang Terhadap “Halinar”
Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, menegaskan bahwa penggagalan ini adalah bukti nyata dari efektivitas pengawasan berlapis yang diterapkan pihaknya.
”Penggagalan ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba dan mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi upaya penyelundupan barang terlarang,” tegas Solichin.
Ia menambahkan bahwa penguatan sistem keamanan dan ketelitian petugas akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan lapas yang aman dan berintegritas.
Sinergi dengan Polres Kediri Kota
Pihak Lapas segera berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Kasat Resnarkoba Polres Kediri Kota, AKP Endro Purwandi, melalui Kanit Idik 1 IPDA Astika Agung, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja petugas lapas.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan dari Lapas Kediri atas kejeliannya. Pelaku beserta barang bukti telah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar IPDA Astika Agung.
Kini, wanita berinisial S tersebut harus berurusan dengan pihak kepolisian, sementara sang suami terancam mendapatkan sanksi disiplin tambahan di dalam lembaga pemasyarakatan.







