Berita

Wali Kota Kediri Serahkan SK Kenaikan Pangkat 76 ASN, Tekan Pelayanan Prima Selama Ramadan

KEDIRI, WartaJenggolo.com – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Kediri pada Senin pagi (02/03/2026). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode 1 Maret 2026 kepada 76 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

​Penyerahan tersebut dilakukan dalam rangkaian Apel Pagi yang dihadiri oleh jajaran pejabat teras dan staf Pemerintah Kota. Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Mbak Wali ini memberikan apresiasi sekaligus tantangan baru bagi para penerima SK.

Motivasi Baru untuk Kinerja Lebih Berdampak

​Sebanyak 76 ASN yang menerima kenaikan pangkat diharapkan tidak hanya melihat momen ini sebagai seremoni administratif, melainkan sebagai bahan bakar untuk meningkatkan dedikasi kepada masyarakat.

​”Selamat kepada 76 orang yang menerima SK kenaikan pangkat pagi ini. Semoga SK ini menjadi motivasi Bapak Ibu untuk berkinerja lebih baik lagi dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Kediri,” ujar Mbak Wali di hadapan peserta apel.

Pelayanan Publik Selama Ramadan: Tetap Responsif dan Ramah

​Memasuki bulan suci Ramadan, Mbak Wali memberikan instruksi tegas terkait kualitas pelayanan publik. Beliau menekankan bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan menurunnya produktivitas maupun keramahan petugas di lapangan.

​”Jangan sampai terjadi penurunan kualitas layanan di bulan Ramadan. Petugas harus tetap melayani dengan ramah,” tegasnya.

​Ia juga memperingatkan dengan keras agar tidak ada kekosongan petugas pada jam kerja. “Jangan sampai ada laporan masuk bahwa petugas pelayanan tidak ada di kantor saat jam kantor masih berlangsung. Saya tidak mau mendengar itu,” ungkapnya dengan nada lugas.

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idulfitri

​Selain urusan internal ASN, Mbak Wali juga menyoroti dinamika ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Meningkatnya permintaan bahan pokok biasanya memicu lonjakan harga yang berpotensi membebani warga.

​Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Kediri telah bergerak melalui Operasi Pasar Murni (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Agenda OPM sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 13 Maret mendatang.

​”Ini upaya kita menjaga agar masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Kita pastikan distribusi barang lancar. Tentu ini butuh kolaborasi seluruh pihak, bukan hanya Disperdagin dan DKPP,” tambahnya. Mbak Wali juga mengimbau warga agar tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying.

Kehadiran Tokoh Penting

​Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, serta jajaran asisten, staf ahli, Kepala OPD, Camat, hingga Direktur BUMD di lingkungan Kota Kediri. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button