Berita

Damkar Kabupaten Kediri Berhasil Tangani 3 Kejadian Darurat dalam Semalam

Kediri, WartaJenggolo.com – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kediri menunjukkan kesigapan luar biasa dalam menangani berbagai laporan darurat dari masyarakat. Dalam waktu kurang dari 24 jam, personel di bawah komando Plt. Kasatpol PP Kaleb Untung Satrio Wicaksono berhasil menyelesaikan tiga misi penyelamatan di lokasi berbeda, mulai dari evakuasi hewan berbisa hingga pemadaman api.

​Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah Warga Kras

​Aksi dimulai pada Minggu malam (8/3/2026) di Dusun Kembang Sore, Desa Karang Talun, Kecamatan Kras. Seorang warga bernama Rofiq melaporkan adanya tawon yang masuk ke dalam kamar tidur. Setelah ditelusuri, ternyata terdapat sarang tawon Vespa yang bersarang di atap rumah.

​Tim Damkar Pos Ngadiluwih yang tiba di lokasi pada pukul 21.50 WIB langsung melakukan tindakan evakuasi menggunakan campuran pertalite dan solar. Proses pembersihan sarang tawon tersebut berjalan lancar tanpa ada korban luka dari pemilik rumah maupun petugas.

​Kebakaran Tiang Listrik di Depan SMK Putra Harapan Plemahan

​Hampir bersamaan dengan kejadian di Kras, tim Damkar Pos Pare mendapatkan laporan kebakaran tiang listrik di Jalan Kartini, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan. Api diduga muncul akibat korsleting arus listrik tepat di depan bangunan SMK Putra Harapan.

​Satu unit armada Damkar dengan enam personel dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke kabel lainnya atau bangunan sekitar. Berkat penanganan cepat yang dimulai pada pukul 21.35 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 35 menit.

​Teror Ular Welang Masuk ke Dalam Rumah di Puncu

​Memasuki dini hari Senin (9/3/2026), giliran warga Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu yang dikejutkan dengan kehadiran ular berbisa di dalam rumah. Pemilik rumah, saudara Bakti, segera meminta bantuan petugas karena jenis ular yang masuk adalah Ular Welang yang sangat berbahaya.

​Tim Damkar Pos Pare yang tiba dalam waktu lima menit langsung melakukan pencarian. Menggunakan peralatan khusus berupa penjepit ular dan sarung tangan pelindung, petugas berhasil mengamankan ular tersebut tanpa kendala. Seluruh rangkaian operasi penyelamatan ini dipastikan berjalan aman tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button