BeritaNasional

Lebih Tua dari Jembatan Brooklyn, Jembatan Lama Kediri Rayakan Hari Jadi ke-157 dengan Penuh Khidmat

Kediri, WartaJenggolo.com – Jembatan Lama Kota Kediri, atau yang secara historis dikenal sebagai Brug Over den Brantas te Kediri, merayakan hari jadinya yang ke-157 pada Sabtu (14/3/2024). Momentum ini menjadi pengingat penting bagi warga Kota Tahu akan keberadaan mahakarya teknik pertama di dunia yang masih kokoh berdiri di jantung kota.

​Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang hadir langsung dalam peringatan tersebut menegaskan bahwa jembatan ini bukan sekadar infrastruktur penghubung wilayah timur dan barat sungai.

​“Jembatan Lama ini adalah saksi perjalanan sejarah, kehidupan masyarakat, serta perkembangan budaya di Kota Kediri. Momentum ini hendaknya tidak hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga untuk merawat warisan yang telah menjadi identitas kita,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.

Alasan Peringatan Dimajukan dari Jadwal Asli

​Meski secara historis jembatan ini pertama kali dioperasikan pada 18 Maret 1869, peringatan tahun ini sengaja dimajukan menjadi 14 Maret. Keputusan ini diambil oleh komunitas Juru Wotan selaku inisiator acara.

​Peneliti sejarah sekaligus tokoh Juru Wotan, Imam Mubarok (Gus Barok), menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini berkaitan dengan kalender keagamaan.

​“Karena tanggal 18 Maret tahun ini sangat berdekatan dengan perayaan Idulfitri, kami memajukan jadwalnya agar masyarakat tetap bisa mengikuti kegiatan dengan khidmat sebelum memasuki masa persiapan hari raya,” jelas Gus Barok.

Mahakarya Dunia: Lebih Tua dari Jembatan Brooklyn

​Ada fakta menarik yang sering terlupakan dari jembatan sepanjang 160 meter ini. Jembatan Lama Kediri merupakan jembatan konstruksi besi pertama di Jawa, bahkan diklaim sebagai salah satu yang tertua di dunia pada masanya.

​Didesain oleh insinyur Sytze Westerbaan Muurling, jembatan ini menggunakan teknologi tiang sekrup yang ditanam di dasar Sungai Brantas. Secara usia, jembatan ini bahkan mengalahkan Jembatan Brooklyn di New York City yang baru selesai dibangun pada tahun 1883.

​Berkat nilai historisnya yang luar biasa, Jembatan Lama telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional pada tahun 2022 melalui Keputusan Mendikbudristek RI.

Peluncuran Tenun Ikat Motif Jembatan Lama

​Peringatan hari jadi ke-157 ini tidak hanya diisi dengan doa bersama dan selamatan, tetapi juga menjadi panggung bagi kreativitas lokal. Salah satu sorotan utama adalah peluncuran Tenun Ikat Bandar bermotif Jembatan Lama.

​Karya seni ini dibuat oleh perajin tenun asal Bandar Kidul, Slamet Sugiyanto dari Palugada. Motif ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Kediri sekaligus mempromosikan pelestarian sejarah melalui produk ekonomi kreatif.

​Selain peluncuran tenun, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan:

  • Penampilan Kesenian Jaranan: Menampilkan kekayaan seni tradisional Kediri.
  • Pengajian: Digelar di kantor Disbudparpora sebagai bentuk syukur.
  • Doa Bersama: Melibatkan berbagai elemen pegiat budaya dan tokoh masyarakat.

​Dengan statusnya yang kini memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Jembatan Lama Kediri diharapkan terus menjadi ikon yang dijaga bersama oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat demi kelestarian sejarah bagi generasi mendatang. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button