Ular Piton 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Mojo Kediri

Kediri, WartaJenggolo.com – Warga Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dikejutkan dengan kedatangan tamu tak diundang pada dini hari Selasa (31/3/2026). Seekor ular piton raksasa dengan panjang mencapai 3 meter masuk ke area kandang ayam milik warga dan memangsa hewan ternak.
Kejadian ini memicu kepanikan sesaat bagi pemilik rumah, M. Ali Wibowo, sebelum akhirnya berhasil ditangani oleh tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun peristiwa tersebut menjadi pengingat akan meningkatnya interaksi satwa liar dengan pemukiman warga di musim peralihan cuaca.
Kronologi: Suara Gaduh di Kandang Ayam
Insiden bermula sekitar pukul 03.53 WIB. Saat itu, M. Ali Wibowo terbangun setelah mendengar suara kegaduhan yang mencurigakan dari arah belakang rumah, tepatnya di kawasan kandang ayam miliknya. Diduga ada gangguan terhadap ternaknya, Ali segera mengecek sumber suara.
Betapa terkejutnya ia saat menemukan seekor ular piton besar sedang melilit dan memangsa salah satu ayam peliharaannya. Mengingat ukuran ular yang sangat besar dan berpotensi membahayakan keselamatan keluarga, Ali tidak mengambil risiko dan segera menghubungi petugas Damkar Pos Ngadiluwih pada pukul 03.40 WIB (sesuai waktu panggilan tercatat dalam log kegiatan).
“Tim Damkar langsung bergerak cepat. Kami berangkat segera setelah menerima laporan dan tiba di lokasi hanya dalam waktu 12 menit, yakni pukul 03.52 WIB,” ujar Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dalam laporannya.
Aksi Heroik Tim Damkar: Evakuasi Aman Sesuai SOP
Sesampainya di lokasi, tim Bidang Pencegahan Kebakaran langsung melakukan asesmen situasi. Ular piton tersebut terlihat masih berada di area kandang dengan kondisi agresif karena sedang makan.
Dengan peralatan khusus berupa stik ular (snake tong) dan sarung tangan pelindung tebal, tim melakukan pendekatan hati-hati. Proses evakuasi berjalan alot namun terkendali. Petugas berhasil menangkap kepala ular terlebih dahulu untuk menghindari gigitan, kemudian melingkarkan badan ular yang memiliki berat estimasi 10 kg tersebut.
“Ular berhasil dievakuasi dengan aman dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Tidak ada korban luka, baik ringan maupun berat, baik pada warga maupun petugas,” jelas Kaleb.
Data Ular dan Imbauan Kepada Masyarakat
Berdasarkan identifikasi di lapangan, ular yang diamankan berjenis Piton (Python reticulatus) dengan spesifikasi, Panjang: ± 3 meter,Berat: ± 10 kg.
Setelah diamankan, ular tersebut dibawa menjauh dari pemukiman penduduk untuk dilepasliarkan di habitat yang lebih layak dan jauh dari jangkauan manusia.
Menyusul kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Damkar & Satpol PP) Kabupaten Kediri mengimbau kepada masyarakat, terutama yang tinggal di area dekat kebun atau semak belukar, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Jaga Kebersihan Lingkungan: Tumpukan sampah atau semak yang lebat di sekitar rumah bisa menjadi sarang ular.
Amankan Ternak: Pastikan kandang hewan ternak tertutup rapat pada malam hari.
Jangan Panik: Jika menemukan ular di dalam rumah, jangan mencoba menangkap sendiri. Segera hubungi nomor darurat Damkar setempat agar penanganan dilakukan oleh tenaga ahli.
“Kami menghimbau warga untuk tetap tenang. Jika menemukan reptil sejenis, segera laporkan ke kami. Biarkan petugas yang menangani demi keselamatan bersama,” pungkas Kaleb.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Sukoanyar telah kondusif. Warga mengaku lega atas respons cepat petugas yang datang di tengah malam buta demi mengamankan lingkungan mereka. (ang)







