BeritaOlahraga

FC Dhaha Sabet Gelar Juara IMS CUP Series #1, Ketua KONI Kediri: Momentum Jaring Atlet Potensial

Kediri, WartaJenggolo.com – Gelaran bergengsi Championship IMS CUP Series #1 yang dihelat di Lapangan Inzia Mini Soccer, Jalan Erlangga Paron, Kecamatan Ngasem, resmi berakhir dengan penuh drama. Dalam partai puncak yang berlangsung sengit pada Minggu malam (5/4/2026), FC Dhaha sukses mengandaskan perlawanan tangguh RS Gambiran dengan skor meyakinkan 2-0.

​Persaingan Sengit 32 Tim Terbaik

​Turnamen yang berlangsung selama tiga hari (3-5 April) ini diikuti oleh 32 tim mini soccer terbaik di wilayahnya. Sejak babak penyisihan, atmosfer kompetisi sudah terasa panas. Inzia Mini Soccer yang menjadi saksi bisu perjuangan para pemain, dipadati penonton yang antusias menyaksikan aksi olah bola menawan dari tim-tim peserta.

​Setelah melewati fase gugur yang melelahkan, dua tim raksasa, RS Gambiran dan FC Dhaha, akhirnya bertemu di partai puncak untuk memperebutkan trofi perdana IMS CUP Series.

​Babak Kedua Jadi Kunci Kemenangan FC Dhaha

​Peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan permainan terbuka. RS Gambiran tampil disiplin dengan lini pertahanan yang sulit ditembus, sementara FC Dhaha mencoba membongkar celah melalui serangan balik cepat. Hingga turun minum, kedudukan masih bertahan kacamata 0-0.

​Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20. Berawal dari lemparan kedalam yang dilakukan oleh Iwan, Ronny berhasil menyarangkan bola ke gawang RS Gambiran, mengubah skor menjadi 1-0.

​Tertinggal satu gol, RS Gambiran mencoba tampil lebih menyerang. Namun, asyik menyerang justru membuat lini belakang mereka lengah. Memanfaatkan celah tersebut, Dhani sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-25 lewat sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga.

​Dukungan Penuh KONI Kabupaten Kediri

​Ketua KONI Kabupaten Kediri periode 2025-2029, Hakim Rahmadsyah Parnata, yang hadir langsung memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menilai kehadiran Inzia Mini Soccer sebagai terobosan baru bagi perkembangan olahraga di Kediri.

​”Kami ucapkan selamat dan sukses atas dibukanya lapangan Inzia Mini Soccer ini. Alhamdulillah, turnamen berjalan lancar dengan 32 tim. Ini suatu terobosan yang bagus untuk mengembangkan persepakbolaan, khususnya di kancah mini soccer wilayah Kabupaten Kediri,” ujar Hakim.

​Hakim juga menambahkan bahwa organisasi mini soccer di bawah naungan FSMI (Federasi Sepakbola Mini Indonesia) Kabupaten Kediri telah resmi terbentuk dan masuk keanggotaan KONI.

​”Nantinya, kami akan melakukan penjaringan dan seleksi untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik. Dengan semakin banyaknya lapangan berkualitas, otomatis fasilitas ini akan mendukung perkembangan atlet di Kediri dan sekitarnya,” tambahnya.

​Harapan Owner Inzia Mini Soccer

​Senada dengan Ketua KONI, Saifurrahman Nur Hasan, selaku Owner Inzia Mini Soccer, menekankan bahwa turnamen ini merupakan wadah pembinaan jangka panjang.

​”Turnamen ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tapi tentang sportivitas dan wadah bagi bakat-bakat lokal untuk bersinar,” ungkap Saifurrahman.

​Dalam seremoni penutupan, tim juara mendapatkan trofi serta uang pembinaan. Turnamen ini diharapkan menjadi pemicu munculnya event-event serupa guna memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Kediri. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button