BeritaBusinessNasional

Lonjakan Harga Plastik Capai 60 Persen, UMKM Kediri Massif Migrasi ke Kemasan Ramah Lingkungan

​Kediri, WartaJenggolo.com – Lonjakan harga plastik yang mencapai angka 60 persen memaksa para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kediri melakukan langkah ekstrem. Demi menjaga keberlangsungan usaha, mereka mulai meninggalkan kemasan plastik konvensional dan beralih ke bahan ramah lingkungan sebagai solusi efisiensi biaya produksi.

​Tekanan Ekonomi Akibat Ekskalasi Global

​Pemilik UMKM Pie Nanas Candaria, Ratih Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa kenaikan drastis ini bukan tanpa alasan. Kondisi geopolitik akibat ekskalasi konflik di Timur Tengah menjadi pemicu utama meroketnya harga bahan baku plastik di pasar lokal.

​”Kenaikan ini terjadi secara beruntun sejak Ramadan hingga Lebaran 2026. Ini periode penjualan tinggi, namun biaya pengeluaran untuk kemasan justru membengkak dan menggerus omzet harian kami,” tutur Ratih saat memberikan keterangan di Kabupaten Kediri, Jumat (10/04).

​Rincian Harga: Dari Rp10.000 Jadi Rp16.000

​Berdasarkan pantauan di lapangan, kenaikan harga kemasan di wilayah Kediri sangat bervariasi namun merata di semua lini.

  • ​Kemasan yang semula seharga Rp10.000, kini melonjak menjadi Rp16.000.
  • ​Untuk kemasan kualitas premium, harga merangkak naik dari Rp16.000 hingga menyentuh Rp24.000 per pak.

​Kondisi ini menciptakan “efek domino” yang memaksa pengusaha kecil untuk segera mencari alternatif bahan lain agar harga jual produk ke konsumen tetap stabil.

​Inovasi Warung Kopi: Gelas Kaca Jadi Solusi

​Senada dengan Ratih, Ikwan, pemilik kedai kopi Aftersix di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), mengaku sangat terdampak oleh tren kenaikan ini. Alih-alih menaikkan harga menu yang berisiko ditinggal pelanggan, ia memilih mengubah strategi operasional.

​”Kami sedang menyiapkan transisi ke kemasan ramah lingkungan. Misalnya, mengganti gelas plastik sekali pakai dengan gelas berbahan kaca yang bisa digunakan berulang kali. Ini jauh lebih hemat untuk jangka panjang dan lebih estetis bagi pelanggan,” jelas Ikwan. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button