BeritaNasional

Sambut Munas X, LDII Kota Kediri Jadikan Momentum Lebaran untuk Serap Aspirasi Warga

Kediri, WartaJenggolo.com – Menjelang perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang dijadwalkan pada 7–9 April mendatang, DPD LDII Kota Kediri tancap gas. Organisasi ini berkomitmen memperkuat komunikasi strategis di tingkat daerah guna menyerap aspirasi riil dari masyarakat.

​Momentum Idul Fitri 1447 H akan dimanfaatkan sebagai sarana utama untuk menjaring masukan yang nantinya akan dibawa ke meja Munas sebagai bahan perumusan kebijakan organisasi.

​Menjalankan Instruksi Pusat: Silaturahim Berbasis Strategis

​Langkah ini merupakan respons cepat terhadap instruksi Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso. Ia menekankan agar seluruh jajaran pengurus memanfaatkan tradisi silaturahim Lebaran bukan sekadar seremoni, melainkan wadah komunikasi dua arah antara organisasi dan umat.

​Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Kediri hingga tokoh lintas agama.

​”Kami di Kota Kediri siap menjalankan amanat pusat. Silaturahim Idul Fitri ini adalah sarana strategis bagi kami untuk mendengar langsung suara dan kebutuhan warga Kediri. Aspirasi ini akan kami rangkum sebagai kontribusi pemikiran dari daerah untuk Munas X,” ujar Agung, Senin (30/3).

​Harmonisasi Program Pusat dan Realita Daerah

​Menurut Agung, sinkronisasi antara program kerja nasional dan kebutuhan lokal sangatlah krusial. LDII ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

​Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menyoroti pentingnya validitas data dari lapangan. Ia ingin memastikan bahwa suara dari birokrasi maupun pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) lain di Kediri tersampaikan dengan baik.

  • Fokus Utama: Mendengar aspirasi langsung dari masyarakat bawah.
  • Target Komunikasi: Pemerintah Kota, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
  • Tujuan Akhir: Mewujudkan LDII sebagai organisasi yang responsif dan solutif.

​Menuju Indonesia Maju Melalui Munas X LDII

​Munas X LDII diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal pengurus, tetapi juga menjadi batu loncatan untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan bangsa yang harmonis dan berdaya saing.

​”Dengan semangat Idul Fitri, kami berkomitmen mempererat sinergi demi menjaga kerukunan serta mempercepat pembangunan di Kota Kediri agar selaras dengan visi nasional,” pungkas Asyhari.

​Melalui serapan aspirasi dari daerah seperti Kota Kediri, keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Munas X nanti diharapkan benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat Indonesia di masa depan. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button