Berita

Waspada Cuaca Ekstrem di Kediri: BPBD Imbau Warga Hindari Berteduh di Bawah Pohon Saat Hujan Lebat

Kediri, WartaJenggolo.com – Masyarakat Kota Kediri diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengimbau warga agar tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan deras disertai angin kencang karena berisiko roboh. Selain memantau prakiraan cuaca secara rutin, warga juga diminta segera memanfaatkan layanan aduan Lapor Mbak Wali 112 jika menemui kondisi darurat.

​Dampak Hujan Angin Sabtu Sore: Belasan Titik Terdampak

​Imbauan ini menyusul peristiwa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Kediri pada Sabtu sore (28/3). Berdasarkan asesmen BPBD, cuaca buruk tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur di berbagai titik. Tercatat satu warung rubuh, serta satu rumah warga mengalami keretakan dan kerusakan berat di bagian toilet serta dapur akibat abrasi talud.

​Sebaran 18 Titik Pohon Tumbang di 3 Kecamatan

​Data BPBD menunjukkan sedikitnya ada 18 titik lokasi pohon atau dahan tumbang yang mengganggu akses jalan di Kecamatan Kota, Mojoroto, dan Pesantren. Beberapa lokasi tersebut meliputi:

  • Jalan Utama: Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Mauni, Jl. Nasional, Jl. Perintis Kemerdekaan, dan Jl. Letjen Sutoyo.
  • Area Publik: Jl. GOR Jayabaya, Lapangan Rejomulyo, hingga Pasar Setono Betek.
  • Pemukiman: Kelurahan Banjar Mlati, Kampung Dalem, Jl. Sunan Ampel, dan Jl. Kiai Ageng Usman.

​Evakuasi Korban dan Penanganan Kolaboratif

​Setelah menerima laporan melalui call center 112, BPBD segera menerjunkan dua Sru Unit Reaksi Cepat (URC). Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama DLHKP, DPUPR, PLN, Damkar, serta TNI/Polri untuk mempercepat evakuasi pohon dan perbaikan jaringan listrik yang sempat padam.

​”Untuk warga terdampak sudah kita evakuasi ke rumah kerabat. Sementara seorang pengendara yang terluka akibat tertimpa pohon di Jl. Tirtosari saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di RS Gambiran,” terang Joko, Minggu (29/3).

​Kondisi Terkini: Arus Lalu Lintas Kembali Normal

​Meski sempat mengakibatkan lalu lintas tersendat, proses penanganan darurat dinyatakan selesai pada Sabtu malam pukul 23.55 WIB. Saat ini, aliran listrik di sebagian besar lokasi sudah menyala kembali dan jalur transportasi telah berfungsi normal.

​Pihak BPBD kini fokus pada percepatan distribusi bantuan bagi warga yang mengungsi, sementara sisa material pohon akan terus diangkut oleh dinas terkait untuk memastikan kebersihan fasilitas umum. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button