Grebek Kerumunan Sahur, Polsek Gurah Sita 10 Petasan Jumbo dari Pelajar

KEDIRI, WartaJenggolo.com – Suasana tenang menjelang sahur di wilayah Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, mendadak riuh dengan kehadiran petugas kepolisian. Dalam patroli skala besar yang digelar Minggu (1/3/2026) dini hari, jajaran Polsek Gurah berhasil mengamankan belasan bahan peledak jenis petasan berukuran jumbo.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan ibadah Ramadan di wilayah hukum Polres Kediri berjalan aman tanpa gangguan kebisingan maupun risiko kecelakaan akibat ledakan petasan.
10 Petasan Jumbo Disita di Area Musala
Kejadian bermula saat tim patroli menyisir titik-titik rawan gangguan kamtibmas melalui skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Saat melintasi sebuah musala, petugas mendapati sekelompok pemuda yang masih berstatus pelajar tengah berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan.
Kapolsek Gurah, Iptu Ardian Wahyudi, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan secara humanis, petugas menemukan 10 buah petasan dengan diameter yang cukup membahayakan.
”Petasan tersebut langsung kami amankan. Ukurannya cukup besar dan sangat berpotensi memicu cedera serius serta mengganggu ketenangan warga yang sedang beribadah,” tegas Iptu Ardian, Senin (2/3/2026).
Antisipasi SOTR dan Konvoi Perguruan
Selain fokus pada bahan peledak, patroli ini juga menyasar aksi Sahur On The Road (SOTR) yang kerap disalahgunakan untuk konvoi kelompok motor atau perguruan tertentu. Polisi melakukan hunting preventif terhadap kerumunan pemuda yang nongkrong hingga larut malam.
”Kami mengantisipasi adanya konvoi yang berpotensi memicu gesekan antar kelompok. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami selama bulan suci ini,” tambah Iptu Ardian.
Bagian dari Operasi Pekat Semeru 2026
Penindakan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Semeru 2026. Operasi ini memang dirancang untuk menekan berbagai penyakit masyarakat, mulai dari perjudian, miras, hingga penyalahgunaan petasan yang biasanya marak saat Ramadan.
Alih-alih langsung menindak secara hukum berat, para pelajar yang terjaring diberikan pembinaan dan edukasi di tempat. Polisi menekankan betapa bahayanya bermain petasan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Imbauan untuk Orang Tua
Menutup keterangannya, Kapolsek Gurah memberikan pesan khusus kepada para wali murid dan orang tua di wilayah Kediri.
- Pantau Aktivitas Anak: Pastikan anak-anak sudah berada di rumah pada malam hari.
- Awasi Lingkungan: Laporkan jika melihat adanya aktivitas pembuatan atau penjualan bahan petasan.
- Sinergi Kamtibmas: Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kepolisian.
”Kami imbau para orang tua lebih aktif mengawasi anak-anaknya, terutama menjelang waktu sahur, agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya,” pungkasnya. (ang)







