
2.000 Siswa Dilibatkan, Dari Belajar Masak Ayam Smoke Hingga Edukasi Energi Hijau dan Pemberdayaan UMKM Sejak Bangku SMK
Kediri, WartaJenggolo.com – Peringatan Hari Pelajar Sedunia di SMK Kartanegara Wates, Rabu (15/10/2026), menjelma menjadi gerakan kolaborasi penthahelix. Melalui tajuk “Satu Sekolah Sejuta Cerita”, sekolah menggandeng Indonesia Chef Association (ICA), PT Berkah Langgeng Kencana (BLK) selaku distributor Arsigasa, hingga Bank Mandiri dalam program unggulan “Masa Besar” (Makan Sembari Beramal Bersama).
Sebanyak 2.000 siswa dilibatkan dalam kegiatan yang menggabungkan edukasi kuliner, aksi sosial, literasi energi hijau, dan pemberdayaan UMKM sejak dini ini.
Direktur Operasional PT BLK, Kevin Eriko Purnomo Junaedi, menegaskan kolaborasi ini merupakan keberlanjutan dari hubungan yang sudah terjalin sejak 2024, mulai dari aksi amal bersama Radio Andika hingga kompetisi Dandang Mas bersama ICA di tahun 2025.
“Hubungan BLK sama ICA ini keberlanjutan dari 2024. Kita melihat ada ekstrakurikuler tata boga di SMK Kartanegara Wates yang peminatnya luar biasa. Ini jadi peluang. Tujuannya agar jurusan tata boga ini bisa naik level dan dipertimbangkan untuk benar-benar dibuka,” ujar Kevin.
Pada aksi kali ini, siswa diajak memasak dua menu industri: Ayam Smoke dan Nasi Goreng Hongkong. Lebih dari itu, Kevin menyebut pihaknya sudah membuka jalur magang dan rekrutmen bagi lulusan SMK yang siap kerja.
Dukungan industri juga datang dari PT Berdikari Jaya Kencana, produsen sabun cuci piring merek Glowset yang menjadi mitra bisnis PT BLK. Direktur Utamanya, Bahrul Yusri Hakim, menyebut kegiatan ini menjadi sarana promosi sekaligus penyaluran tenaga kerja untuk mengembangkan produk UMKM agar naik kelas.
Bank Mandiri Full Support Energi Hijau dan UMKM
Kejutan datang dari sektor perbankan. Kepala Cabang Bank Mandiri Katamso, Kautsara Andrianto, hadir langsung memberikan dukungan. Ia menjelaskan, Bank Mandiri merupakan partner dari PT Berkah Langgeng Kencana sebagai distributor Arsigasa.
“Kami di Bank Mandiri sangat support penggunaan energi hijau, energi yang lebih efisien. Dengan harapan Arsigasa ini bisa mensupport UMKM. Dan tentunya kita di Bank Mandiri juga wajib mensupport UMKM dalam bentuk pembiayaan ataupun bentuk transaksi yang lain,” kata Kautsara.
Menurutnya, potensi sinergi antara Dinas Pendidikan, perbankan, industri, dan UMKM sangat besar jika dimulai dari SMK.
“UMKM ini kan awalnya dari inisiatif kewirausahaan masyarakat, dimulai dari teman-teman SMK ini. Kami harapkan kreativitasnya bisa difasilitasi, baik dari perbankan maupun industri seperti PT BLK dengan Arsigasa-nya. Teman-teman ini akan terbuka lagi ide-idenya, apa saja yang bisa dimanfaatkan di lingkungan sekitar,” imbuhnya.
“Kami di perbankan hanya sebagai supporter untuk meningkatkan perekonomian, dimulai sejak dini dari SMK,” tegasnya.
170 Siswa Incar Jurusan Tata Boga
Kepala SMK Kartanegara Wates, Pujiono, S.Pd., mengatakan kolaborasi ini sejalan dengan visi sekolah. Dengan total 2.336 siswa dari 7 kompetensi keahlian – TKR, TSM, DKV, TKJ, Layanan Kesehatan, Teknik Pengelasan, dan Teknik Permesinan – sekolah melihat peluang baru di sektor jasa boga.
Dari 13 ekstrakurikuler yang dibuka, Tata Boga yang dibina Bu Dinar setiap hari Sabtu menjadi yang terfavorit dengan lebih dari 170 peminat, baik laki-laki maupun perempuan.
“Ekstrakurikuler Tata Boga ini sedang kita evaluasi tahun ini dengan harapan ke depan dapat membuka jurusan Tata Boga. Kegiatan hari ini diharapkan menciptakan suasana dan wawasan baru bagi siswa agar lebih berprestasi,” ujar Pujiono.
Aksi Masa Besar ini membuktikan pendidikan vokasi kini tidak lagi terbatas pada otomotif dan mesin. Kolaborasi sekolah, chef profesional, industri energi, dan perbankan menjadi model nyata link and match untuk mencetak pelajar yang tidak hanya terampil, tapi juga berjiwa wirausaha dan peduli lingkungan. (ang)







