BeritaNasional

Gebrak Rekor MURI, 64 Klub Bertarung di Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026 Makodim 0809/Kediri

​Kediri, WartaJenggolo.com — Suasana Aula Makodim 0809/Kediri mendadak riuh dan bergemuruh pada Ahad (27/9/2026). Puluhan klub domino dari wilayah Kediri dan sekitarnya berkumpul membawa ambisi tinggi, bersaing mengadu taktik dalam ajang Open Tournament Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026.

​Sebanyak 64 klub ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung penuh tensi ini. Para peserta bertarung sengit mengandalkan adu strategi, tingkat konsentrasi tinggi, hingga ketepatan membaca langkah lawan di setiap meja pertandingan.

​Namun, perhelatan ini bukan sekadar turnamen domino biasa. Ajang tersebut merupakan bagian dari pergerakan massal nasional ORADO 101 yang digelar serentak di 101 kota/kabupaten se-Indonesia untuk memperingati HUT ke-81 TNI tahun 2026—sekaligus mencatatkan sejarah baru dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

​Di Kediri, panggung kompetisi terasa megah dan solid sejak awal. Sebelum peluit pertandingan dibunyikan, jajaran TNI, pengurus ORADO, dan perwakilan klub menyatukan langkah demi menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Gemuruh yel-yel pun sempat membakar semangat seluruh ruangan:

​“Kodim 0809/Kediri… Bersahabat!”

“Siapa Kita?… ORADO!”

“ORADO Kota Kediri… Jaya, Jaya, Jaya, Yes!”

​Sorak-sorai tersebut seketika berganti menjadi keheningan yang sarat konsentrasi begitu pertandingan dimulai. Di balik papan domino, setiap pemain dituntut berpikir cepat dan mengambil keputusan presisi. Persaingan berlangsung ketat dan serius, tanpa mengikis kehangatan suasana kekeluargaan.

​Kegiatan dibuka secara virtual oleh Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO) Pusat, Yooky Tjahrial. Dalam sambutannya, Yooky menegaskan bahwa domino telah bertransformasi dari permainan meja biasa menjadi cabang olahraga resmi di bawah naungan KONI yang mengandalkan fokus, disiplin, dan strategi.

​Yooky menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima TNI atas dukungan penuh terhadap gerakan ORADO 101. Menurutnya, momentum besar ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyaring dan membina atlet-atlet potensial daerah menuju panggung elite, termasuk persiapan menyongsong PON 2028.

​Senada dengan hal itu, Perwakilan Pengurus Provinsi ORADO Jawa Timur, Natanael Bili, mengagumi tingginya antusiasme masyarakat Kediri. Menurutnya, kemitraan strategis ini membuktikan nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. ORADO Jatim pun berkomitmen terus memperkuat wadah klub dan pendataan atlet daerah agar lebih terarah.

​Sementara itu, Ketua ORADO Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, ST., MM., menyampaikan kebanggaannya atas kolaborasi rapi bersama Kodim 0809/Kediri. Pihaknya optimistis langkah awal ini mampu melambungkan nama domino sebagai olahraga prestasi yang sehat dan kompetitif dari Kediri untuk tingkat nasional.

​Mewakili Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah selaku penasihat dan pelindung kegiatan, Kasdim Mayor Inf Yuliadi Purnomo selaku Ketua Pelaksana berpesan agar seluruh peserta tetap memprioritaskan rasa persaudaraan.

​”Turnamen ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan ajang mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan menyalakan jiwa sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, yang terpenting adalah persaudaraan kita,” tegas Mayor Inf Yuliadi.

​Dari Markas Kodim 0809/Kediri, gelaran nasional ini menjadi panggung pembuktian. Bukan sekadar ajang adu gengsi 64 klub, melainkan pijakan awal lahirnya atlet-atlet baru berbakat dari arena domino Kediri menuju pentas prestasi yang lebih tinggi. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button