Berita

Transparan dan Bebas Biaya, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Kelulusan Rekrutmen Murni Hasil Usaha Peserta

Meninjau langsung Tes Psikologi 581 peserta, VP Daop 7 Madiun ingatkan pelamar agar percaya diri dan tak tergiur iming-iming calo.

​Madiun, WartaJenggolo— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam menggelar proses rekrutmen pegawai yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kompetensi. Langkah ini kembali digarisbawahi di sela-sela pelaksanaan Tes Psikologi Rekrutmen Eksternal tingkat SLTA, D3, dan D4/S1 Tahun 2026 yang berlangsung di Grha Wana Java Perhutani, Madiun.

​Suasana tegang bercampur optimisme mewarnai wajah ratusan pencari kerja yang memadati lokasi ujian. Sebanyak 581 peserta berjuang ketat dalam tahapan psikotes ini setelah sebelumnya menyisihkan ribuan pesaing. Mereka merupakan kandidat terbaik yang dinyatakan lolos dari total 2.312 peserta pada tahap tes kesehatan awal.

​Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, hadir meninjau langsung jalannya tes psikologi pada hari kedua penyelenggaraan, Selasa (20/10/2026). Di hadapan para peserta, Ali tidak hanya memastikan kelancaran alur seleksi, tetapi juga menyapa hangat dan memberikan dorongan semangat secara langsung.

​Ali mengimbau para kandidat agar tetap fokus, percaya pada potensi diri sendiri, dan menjunjung tinggi integritas sepanjang proses seleksi berlangsung. Ia menegaskan, masa depan dan peluang bergabung bersama KAI berada sepenuhnya di tangan para peserta.

​“Kelulusan peserta murni ditentukan oleh hasil usaha, persaingan sehat, dan kompetensi masing-masing. Jangan pernah percaya pada oknum atau pihak mana pun yang mengklaim bisa membantu meloloskan,” tegas Ali di hadapan para peserta.

​KAI Imbau Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen

​Senada dengan pimpinannya, Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menggarisbawahi bahwa seluruh proses penerimaan pegawai di lingkungan PT KAI dilaksanakan tanpa memungut biaya satu rupiah pun.

​Tohari meminta masyarakat dan para pelamar kerja untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang kerap mencatut nama besar PT KAI jelang atau saat proses rekrutmen berlangsung.

​“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh janji kelulusan dari oknum tertentu. Proses rekrutmen KAI sama sekali tidak dipungut biaya apa pun — tidak ada uang muka, biaya administrasi, maupun biaya penggantian akomodasi dan transportasi,” jelas Tohari.

​Untuk mengantisipasi potensi kerugian akibat informasi palsu, PT KAI Daop 7 Madiun membagikan beberapa panduan resmi terkait proses rekrutmen perusahaan:

  • ​Situs Resmi: Seluruh informasi mengenai lowongan pekerjaan dan pendaftaran mandiri hanya diakses melalui portal resmi karier.kai.id.
  • ​Tanpa Berkas Fisik: KAI tidak pernah menerima atau meminta penyerahan berkas fisik melalui layanan pos, kurir, maupun instansi lain di luar portal resmi.
  • ​Waspada Modus Travel Palsu: Peserta diminta berhati-hati terhadap surat undangan seleksi yang mewajibkan pembelian tiket pesawat/kereta atau pemesanan hotel melalui agen perjalanan (travel) tertentu.
  • ​Tahapan Terstruktur dan Transparan: Seluruh rangkaian seleksi — mulai dari administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat) — diumumkan secara berkala melalui akun peserta masing-masing di situs resmi.

​Manajemen KAI mengimbau masyarakat yang menemukan indikasi kecurangan atau informasi mencurigakan terkait rekrutmen untuk segera melakukan konfirmasi ke saluran resmi KAI. Langkah ini diharapkan dapat melindungi para pencari kerja dari praktik penipuan yang merugikan. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button