BeritaNasional

KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pencari Kerja: Rekrutmen Gratis, Jangan Tergiur Janji Kelulusan

Kediri, Warta Jenggolo.com — Kesempatan berkarier di PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menjadi perhatian masyarakat. Di tengah tingginya minat pencari kerja, KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan bantuan masuk menjadi pegawai KAI dengan imbalan sejumlah uang.

KAI menegaskan, proses rekrutmen pegawai dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. Seluruh informasi resmi mengenai lowongan dan tahapan seleksi hanya disampaikan melalui kanal rekrutmen resmi KAI.

Saat ini, salah satu tahapan seleksi yang berlangsung adalah tes kesehatan awal yang dilaksanakan pada 29 dan 30 September serta 1 Oktober 2026.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengimbau para peserta maupun masyarakat yang sedang mencari informasi lowongan kerja KAI untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

“Jangan percaya apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan atau bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI dengan meminta sejumlah uang,” tegas Tohari.

Menurutnya, rekrutmen KAI tidak dipungut biaya. Peserta tidak diwajibkan membayar uang muka, biaya administrasi, maupun sejumlah biaya lain kepada pihak yang mengaku sebagai penyelenggara atau perantara rekrutmen.

KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran dari oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, fasilitas maupun hadiah tertentu.

Seluruh Pendaftaran Dilakukan Online

Untuk menghindari menjadi korban penipuan, pencari kerja diminta memastikan seluruh informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.

Pengumuman lowongan kerja KAI hanya dipublikasikan melalui situs resmi karier.kai.id. Proses pendaftaran juga dilakukan secara mandiri melalui portal tersebut.

KAI tidak menerima berkas lamaran fisik yang dikirim melalui pos maupun diserahkan melalui pihak lain di luar mekanisme yang telah ditentukan pada portal resmi.

Tahapan seleksi juga dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir hingga pendidikan dan pelatihan.

Setiap hasil tahapan seleksi akan diumumkan melalui akun masing-masing peserta pada situs resmi rekrutmen KAI.

Waspadai Modus Tiket dan Travel

Selain modus meminta uang dengan dalih bisa meloloskan peserta, masyarakat juga diminta mewaspadai penipuan dengan modus pemesanan tiket transportasi maupun hotel.

Dalam modus tersebut, korban biasanya diarahkan menggunakan agen travel tertentu dengan alasan pembelian tiket atau akomodasi merupakan bagian dari proses rekrutmen.

KAI menegaskan masyarakat tidak boleh mudah percaya terhadap arahan semacam itu apabila tidak tercantum dalam informasi resmi perusahaan.

KAI Daop 7 Madiun mengajak masyarakat untuk ikut menyebarkan informasi mengenai mekanisme rekrutmen yang benar. Langkah tersebut penting agar pencari kerja tidak menjadi korban pihak-pihak yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk bekerja di KAI.

Jika menemukan informasi atau tawaran rekrutmen yang mencurigakan, masyarakat diminta melakukan konfirmasi melalui saluran resmi KAI sebelum memberikan data pribadi maupun melakukan pembayaran kepada pihak mana pun.

Dengan memastikan informasi berasal dari sumber resmi, masyarakat dapat mengikuti proses rekrutmen KAI dengan lebih aman sekaligus membantu mewujudkan proses penerimaan pegawai yang bersih, jujur, transparan, dan berintegritas. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button