Setetes Air yang Menyambung Harapan: Cerita Warga Desa Surat Saat Kodim 0809/Kediri Datang Bawa Bantuan

Kodim 0809/Kediri menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Surat, Kecamatan Mojo. Sebuah aksi sederhana yang menghadirkan senyum dan kehangatan di tengah keterbatasan.
Kediri, Warta Jenggolo.com – Bagi mereka yang melimpah air, segelas air bersih mungkin terasa biasa. Namun bagi warga yang saban hari harus berhitung dengan keterbatasan, setetes air adalah penyambung harapan untuk memasak, mencuci, dan melangsungkan kehidupan.
Suasana hangat itu terekam pada Selasa (29/9/2026). Truk tangki milik Kodim 0809/Kediri perlahan memasuki kawasan Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Kedatangan para prajurit TNI siang itu disambut senyum lega warga yang sudah bersiap membawa ember, jeriken, hingga galon kosong di pinggir jalan.
Aksi Bakti TNI AD ini menjadi angin segar bagi warga setempat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.
Kehadiran Nyata di Tengah Kesulitan Warga
Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa aksi ini berangkat dari prinsip sederhana: TNI harus selalu ada ketika rakyat membutuhkan.
“Kami ingin TNI selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang menghadapi kesulitan. Air bersih adalah kebutuhan paling dasar. Begitu ada warga yang membutuhkan, kami berupaya hadir memberikan bantuan seoptimal mungkin,” ujar Dandim.
Bagi Letkol Inf Dhavid, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin pembagian logistik. Lebih dari itu, kepedulian sosial seperti inilah yang terus merawat dan mempererat tali silaturahmi antara prajurit dengan masyarakat setempat.
“Mungkin bagi sebagian orang air ini terlihat sederhana. Namun bagi warga yang membutuhkan, nilainya luar biasa. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” tambahnya.
Rasa Haru Ibu Suniah: “Terima Kasih, Pak TNI”
Rasa syukur tak bisa disembunyikan dari raut wajah para penerima manfaat. Salah satunya Ibu Suniah, warga Dusun Banyu Urip. Dengan mata berkaca-kaca, ia memindahkan air dari wadah penampungan TNI ke jeriken miliknya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI dari Kodim 0809/Kediri. Air ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari kami. Terima kasih sudah peduli pada rakyat kecil seperti kami,” tutur Ibu Suniah penuh haru.
Ia menyertakan doa tulus agar para prajurit senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kebaikan kecil yang dibawa para prajurit hari itu meninggalkan kesan mendalam di hatinya.
Makna Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Bagi warga Desa Surat, yang mengalir hari itu bukan sekadar air bersih ke dalam wadah-wadah plastik mereka. Ada rasa tenang dan kepastian bahwa saat situasi sulit datang, mereka tidak berjalan sendirian.
Aksi yang dilakukan Kodim 0809/Kediri menjadi cermin nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa perlu sekat dan formalitas rumit, kepedulian nyata yang menyasar kebutuhan paling mendasar justru menjadi jembatan paling kokoh untuk menyatukan hati prajurit dan warga. (ang)







