Mbak Wali Naiki Motor Antik, DARR 2026 Meriahkan GOR Jayabaya Kediri 80

80 Pebalap dari Berbagai Daerah Adu Motor Perang Era 1940-an
Kediri, WartaJenggolo.com — Suasana GOR Jayabaya mendadak meriah, Sabtu (7/11/2026). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menaiki motor antik untuk memasuki panggung dan menyapa pecinta motor antik yang hadir.
Momen itu menjadi puncak Djoyoboyo Antique Rendezvous Race (DARR) 2026 bertema Ride the Legacy, Feel the History. Event ini pertama kali digelar di Kota Kediri.
DARR 2026 diselenggarakan Joyoboyo Motor Antik Club (JMAC) Kediri selama dua hari, 6-7 November 2026. Sebanyak 80 peserta ikut serta, berasal dari Bali, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan daerah lainnya.
Mbak Wali mengaku bangga Kediri dipercaya menjadi tuan rumah. Menurutnya, motor antik bukan sekadar kendaraan, tapi menyimpan sejarah.
“Bahkan beberapa di antaranya merupakan kendaraan yang digunakan pada masa perang. Meskipun diproduksi sejak tahun 1940-an, mesinnya masih kuat,” ujarnya.
Ia sempat bertanya kepada Ketua MACI, apakah motor sebagus itu tidak sayang jika dilombakan. Jawabannya, yang diuji justru kekuatan mesinnya.
“Semakin lama usia motornya dan semakin antik modelnya, justru semakin memiliki kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya,” kata Mbak Wali.
Sembilan Kelas Diperlombakan
DARR diikuti motor berusia lebih dari 50 tahun, mayoritas produksi 1940 hingga 1960. Motor-motor buatan Eropa dan Amerika itu dulunya dipakai untuk keperluan perang.
Sembilan kelas yang dilombakan, yakni Sixty Club Race Class, Old School Class 500UP, Side Valve Class, Single Class, Twin Class, Hand Shifter Class, Two Stroke Class FFA, Two Stroke Under 150 Class, dan De Mazda Class.
Mengusung konsep fun race, DARR lebih mengutamakan kebersamaan sekaligus menjadi ajang berkumpulnya pecinta motor antik lintas daerah.
Mbak Wali berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian dari komunitas ini terus terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat Kota Kediri. (ang)







