Bazar Murah HUT TNI ke-81 di SLG Kediri Diserbu Warga, Ibu-ibu Ngasem Borong Gula Murah

Kediri, WartaJenggolo.com – Suasana Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri mendadak semarak, Selasa (22/9/2026). Puluhan stan Bazar Murah dalam rangka HUT TNI ke-81 diserbu warga yang ingin berburu sembako murah dan produk UMKM lokal.
Bazar yang digelar Kodim 0809 Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri ini berlangsung selama dua hari, 23-24 September 2026. Tidak hanya jadi ajang pameran produk lokal, tapi juga jadi solusi warga di tengah harga kebutuhan pokok yang masih tinggi.
Kegiatan diawali dengan video conference (vicon) bersama Panglima TNI, kemudian stan resmi dibuka untuk umum.
Sebanyak 27 stan disiapkan, berisi pelaku UMKM dari 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri binaan para Danramil.
“Ini bentuk kolaborasi UMKM di tiap kecamatan di bawah inisiasi Danramil. Kami juga menggandeng Bulog, PG Santren, serta jaringan UMKM dari kota maupun kabupaten,” ujar Pabung Kodim 0809 Kediri, Mayor Inf Ngatari.
Untuk pasar murahnya, Bulog memasok 10 ton beras premium, minyak goreng, dan mi instan. Sementara gula pasir disokong PG Santren. Beras premium yang di pasaran Rp65.000, di bazar hanya Rp60.000.
Warga Ngasem Senang Borong Gula Selisih Rp2.500
Murahnya harga sembako paling dirasakan warga. Salah satunya Ibu Ayu, warga asal Ngasem yang datang khusus ke SLG.
Dengan wajah sumringah, ia memborong gula pasir 2 kilogram. Jika di luar harga gula mencapai Rp17.500 per kilo, di bazar ini ia hanya membayar Rp15.000 per kilo.
“Senang sekali, selisihnya banyak. Dapat gula 2 kilo murah. Semoga tiap ada bazar bayarnya murah terus seperti ini,” ujar Ibu Ayu sambil menenteng plastik belanjaannya.
Antusiasme seperti Ibu Ayu terlihat di hampir semua stan sembako. Warga antre, membandingkan harga, dan langsung memborong untuk stok di rumah.
Pemkab Kediri: UMKM Ujung Tombak Ekonomi
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Yuli Marwanto, menilai kegiatan ini memberikan manfaat ganda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri, kami sangat mendukung dan berterima kasih. Kegiatan ini sangat membantu memutar roda perekonomian UMKM yang tersebar di 26 kecamatan. UMKM adalah ujung tombak ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Bazar di SLG ini menjadi bukti perayaan HUT TNI ke-81 tidak hanya berlangsung secara seremonial, tapi benar-benar menyentuh kebutuhan dapur warga dan memberi panggung bagi UMKM lokal untuk naik kelas. (ang)







