BeritaNasional

Pangkas Birokrasi, Mentan Amran Eksekusi Pasokan Jagung Peternak Cuma Lewat Secarik Kertas

​Blitar, WartaJenggolo.com — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat merespons kebutuhan petani dan peternak di Jawa Timur. Saat berdialog di Blitar, Mentan langsung menyetujui penyaluran jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga pengembangan lahan jagung seluas 500 hektare.

​Persetujuan tersebut bahkan ditandatangani Amran di atas secarik kertas di lokasi acara agar segera dieksekusi jajarannya.

​Integrasi Petani dan Peternak dalam Satu Ekosistem

​Salah satu langkah nyata adalah komitmen Nur Syamsudin, peternak asal Blitar, yang sanggup menggarap 500 hektare lahan jagung. Mentan mengapresiasi hal ini dan menegaskan pentingnya ekosistem terpadu berbasis koperasi.

​Melalui skema ini, pemerintah menyalurkan bantuan benih gratis dan alat mesin pertanian (alsintan). Hasil panen petani ditampung koperasi, sementara surplusnya diserap Bulog sebagai cadangan pakan peternak saat pasokan menipis.

​Selesaikan Kendala SPHP Magetan dan Lamongan

​Tak hanya lahan, Mentan Amran langsung mengatasi mampetnya distribusi jagung SPHP. Koperasi Koderma di Magetan langsung dilayani pasokan 50 ton jagung hari itu juga.

​Sementara untuk peternak asal Lamongan, Suparto, Mentan memerintahkan Bulog Bojonegoro segera menyalurkan 40 ton jagung SPHP tahap ketiga yang sempat tertahan. Amran menegaskan pemerintah fokus memberikan solusi nyata di lapangan, bukan sekadar menampung aspirasi. (ang)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button