BeritaNasional

Kolaborasi Lokal Menuju Panggung Nasional: Sutradara Ito Mavin Gandeng Woko Channel di Film “Piye To Ki?”

Kediri, WartaJenggolo.com — Industri perfilman nasional kembali diramaikan oleh gebrakan segar yang menjembatani kreator daerah dengan panggung sinema profesional. Sutradara kawakan Ito Mavin resmi menggandeng kelompok kreator konten asal Kediri, Woko Channel, dalam film layar lebar terbaru bertajuk Piye To Ki?.

Pemutaran perdana atau home premiere film ini sukses digelar di Ramayana Mall XXI, Kediri, pada Jumat (6/11/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke kancah nasional.

Perjalanan Panjang: Dari Ponsel Sederhana hingga Layar Lebar

Ketertarikan Ito Mavin terhadap potensi Woko Channel bukanlah hal baru. Ia mengaku telah mengikuti rekam jejak kelompok komedi asal daerah tersebut sejak masa-masa awal pembuatan konten menggunakan gawai sederhana.

“Saya dulu pengikutnya Woko Channel ketika masih syuting pakai handphone. Kemudian saya berpikir bahwa suatu hari saya harus ajak mereka untuk main film,” ungkap Ito dalam sesi konferensi pers di Kediri.

Menurutnya, Indonesia menyimpan kekayaan budaya serta sumber daya kreatif luar biasa yang tersebar di berbagai daerah. Dengan dukungan internet dan media sosial yang masif, batasan geografis kreator lokal kini semakin menipis. Ito menilai, yang sering kali menjadi pembeda hanyalah ketersediaan kesempatan dan ruang pamer yang memadai.

“Pelan tidak apa-apa, yang penting tidak berhenti. Saya melihat potensi daerah itu sangat besar. Mungkin yang belum dimiliki atau didapat adalah kesempatannya,” tegasnya.

Tantangan Adaptasi dan Paduan Bintang Lintas Generasi

Dalam produksi Piye To Ki?, para bintang lokal dari Woko Channel dihadapkan pada skala produksi film layar lebar yang jauh lebih besar. Mereka dituntut beradaptasi dengan kru profesional dan dinamika kerja yang kompleks.

Sebagai langkah antisipasi, tim produksi menggelar sesi coaching akting selama hampir satu bulan penuh guna membangun chemistry yang kuat di antara para pemain.

Film bergenre drama komedi supernatural ini tampil unik berkat kolaborasi lintas latar belakang. Para pemain Woko Channel beradu akting dengan sejumlah aktor nasional ternama, seperti:

 * Dara Sarasvati

 * Gabriel Desta

 * Lorenzo Gibbs

 * Devina Aurel

 * Fatih Marwoto

Selain itu, seniman lokal Lek Dahlang turut dilibatkan secara khusus untuk menggarap aransemen soundtrack film ini.

Komedi Sarat Makna dengan Sentuhan Budaya Lokal

Dari sisi naratif, Piye To Ki? menghindari formula klise horor yang mengandalkan efek kejut (jump scare). Sebaliknya, film ini menyuguhkan balutan drama komedi supernatural yang kental dengan pesan moral tentang perjuangan, kejujuran, tanggung jawab, dan proses memantaskan diri.

“Orang sering berusaha menjadi orang lain untuk mendapatkan apa yang dia mau. Padahal, ketika menginginkan sesuatu, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat diri kita pantas untuk mendapatkan itu,” jelas Ito.

Nuansa lokal juga sangat dijaga keasliannya. Sekitar 80 persen dialog dalam film ini menggunakan bahasa Jawa. Kendati demikian, tim produksi optimistis pesan universal yang diusung tetap dapat dinikmati oleh penonton dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Pulang Kampung ke Kediri Sebelum Guncang Jakarta

Pemilihan Kota Kediri sebagai lokasi pemutaran perdana memiliki makna emosional tersendiri. Langkah ini dianggap sebagai momentum bagi para pemain untuk “pulang kampung” sekaligus memohon restu dan dukungan langsung dari masyarakat lokal sebelum melangkah ke panggung nasional.

Usai menyapa publik Kediri, film Piye To Ki? dijadwalkan menggelar gala premiere akbar di Jakarta pada 12 November 2026 mendatang. (das)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button