
Perbaikan Dilakukan Bertahap Mulai Malam Ini untuk Menjamin Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Pengguna Jalan
Kediri, WartaPanjalu.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mulai menggelar pekerjaan perbaikan geometri perlintasan sebidang di tiga titik strategis wilayah Kabupaten Kediri. Langkah pemeliharaan prasarana ini dilakukan untuk menjaga keandalan jalur kereta api guna menjamin keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan operasional kereta.
Pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama tiga malam, mulai Jumat (23/10/2026) hingga Senin (26/10/2026). Untuk meminimalkan gangguan arus lalu lintas utama, proses pengerjaan dilakukan pada malam hingga pagi hari, yakni pukul 20.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB setiap harinya.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemeliharaan geometri di perlintasan sebidang merupakan agenda rutin yang sangat krusial. Perbaikan ini bertujuan memastikan kondisi trek tetap stabil dan memenuhi standar keselamatan operasional tertinggi.
“Perawatan dan peningkatan kualitas prasarana merupakan komitmen KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Melalui perbaikan geometri di ketiga perlintasan ini, kami berupaya memastikan kondisi trek tetap terjaga sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan andal,” ujar Tohari.
Rincian Lokasi dan Jadwal Pengerjaan
Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, masyarakat diimbau mencermati jadwal dan lokasi pekerjaan perbaikan perlintasan sebidang berikut:
- JPL 287 (Kecamatan Ngasem)
- Lokasi: Jalan Mataram No. 78, Desa Karangrejo.
- Jadwal: Jumat, 23 Oktober 2026 (pukul 20.00 WIB) – Sabtu, 24 Oktober 2026 (pukul 05.00 WIB).
- JPL 289 (Kecamatan Gampengrejo)
- Lokasi: Jalan Tanjung, Desa Gampeng.
- Jadwal: Sabtu, 24 Oktober 2026 (pukul 20.00 WIB) – Minggu, 25 Oktober 2026 (pukul 05.00 WIB).
- JPL 268 (Kecamatan Ngadiluwih)
- Lokasi: Jalan Merak Karang Mulyo, Desa Branggahan.
- Jadwal: Minggu, 25 Oktober 2026 (pukul 20.00 WIB) – Senin, 26 Oktober 2026 (pukul 05.00 WIB).
Imbauan Penggunaan Jalur Alternatif dan Utamakan Keselamatan
Pihak KAI Daop 7 Madiun memprediksi adanya potensi perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan akibat aktivitas petugas, pengerahan alat berat, dan penempatan material pemeliharaan.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengatur waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan,” tutur Tohari.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh pengguna jalan saat mendekati area pengerjaan. Masyarakat diminta selalu mematuhi rambu petunjuk lalu lintas, mengikuti arahan petugas pengatur di lapangan, serta tidak menerobos pembatas area kerja demi keselamatan bersama.
KAI Daop 7 Madiun menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kerja sama masyarakat selama proses pemeliharaan infrastruktur ini berlangsung. Pemeliharaan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelancaran mobilitas masyarakat serta keandalan moda transportasi kereta api.







